Kamis, 01 Maret 2018

Ragam Pilihan Sanitary Ware untuk Melengkapi Kamar Mandi Anda


Sanitary Ware, atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal pula dengan istilah produk sanitasi, merujuk pada furnitur dan kelengkapan rumah yang digunakan sebagai fasilitas kebersihan. Berkaitan erat dengan sistem aliran air dalam suatu bangunan, sanitary ware memiliki fungsi utama untuk mendukung aktivitas membersihkan diri seperti mandi dan mencuci. Keran, bak mandi, toilet, dan wastafel adalah beberapa contoh furnitur yang termasuk ke dalam kategori sanitary ware.

Produk-produk sanitary ware dengan model, jenis, dan bahan yang sangat bervariasi kini tersedia secara luas di pasaran. Seluruh kelengkapan tersebut dapat disesuaikan dengan keinginan serta kebutuhan Anda sebagai pemilik rumah. Selain itu, Anda pun bisa memilih kelengkapan sanitary ware yang tidak hanya digunakan sebagai fasilitas kebersihan, tetapi juga memiliki nilai estetis yang mendukung keindahan interior dapur dan kamar mandi di rumah Anda .

Beragam Jenis dan Model Produk Sanitary Ware

Sanitary Ware - isibangunan.com

Sanitary ware terdiri dari berbagai produk turunan dengan kegunaan yang berbeda-beda. Tujuh perlengkapan di bawah ini adalah beberapa produk sanitary ware yang lazim ditemui serta menjadi perlengkapan utama di kamar mandi.

1. Kloset

Kloset yang berfungsi sebagai tempat buang air besar terdiri dari dua model utama, yakni kloset duduk dan kloset jongkok. Selain dibedakan dari cara penggunaannya, kedua model kloset tersebut memerlukan perlengkapan sanitasi tambahan yang berbeda pula.

Berbeda dengan kloset jongkok yang bentuknya cenderung seragam, kloset duduk memiliki berbagai bentuk dengan sistem kerja yang sedikit berbeda. Beberapa di antaranya adalah kloset monoblok dengan wadah penyimpanan air yang menyatu, kloset duoblok dengan tempat penyimpanan air yang terpisah, wall-hung closet yang berbentuk minimalis, serta elongated closet dengan bentuk dudukan melengkung.

Jika dibandingkan dengan kloset jongkok, kloset duduk yang telah dilengkapi dengan tombol flush lebih hemat dalam penggunaan air. Kloset duduk juga lebih praktis karena dilengkapi dengan slang jet washer yang terpasang di bagian kloset, sedangkan kloset jongkok memerlukan bak atau ember sebagai tempat penampungan air.

2. Wastafel


Wastafel adalah bak pencuci tangan yang biasanya dipasang menempel di tembok. Selain berada di dalam kamar mandi, beberapa jenis wastafel juga difungsikan sebagai bak pencuci piring dan dipasang di salah satu sudut dapur.

Terdapat dua model utama dari wastafel, yakni wastafel meja dan wastafel gantung. Wastafel umumnya dipasang dengan perlengkapan tambahan lain yang meliputi keran, cermin, serta meja atau rak penyimpanan untuk menaruh alat-alat kebersihan seperti sikat gigi, pasta gigi, dan sabun cuci tangan.

3. Keran

Keran berfungsi untuk mengendalikan aliran air dari pipa. Tidak hanya digunakan di dalam kamar mandi, keran juga dipasang sebagai kelengkapan kitchen sink di dapur serta sering dipasang pula di area taman atau halaman depan rumah.

Bentuk serta model keran pun sangat beragam. Selain keran yang berbentuk pendek dengan tutup yang diputar atau ditekan, terdapat pula keran berleher panjang untuk bak pencuci piring serta keran yang ujungnya dilengkapi dengan tempat memasang slang untuk menyiram tanaman.

4. Bathtub


Difungsikan sebagai alat untuk mandi dan berendam, bathtub adalah perlengkapan sanitary ware yang biasanya terdapat di dalam kamar mandi dengan ruangan yang cukup luas. Bathtub umumnya dipasang menempel pada lantai dan salah satu sudut dinding. Namun, ada pula model bathtub berkaki yang dapat dipasang di bagian tengah kamar mandi.

5. Bak penampungan air


Bak air merupakan salah satu produk sanitasi yang paling utama, sehingga keberadaannya menjadi suatu keharusan di dalam kamar mandi. Fungsinya adalah sebagai penampung air yang dialirkan dari saluran pipa dan kemudian digunakan untuk mendukung hampir seluruh kegiatan membersihkan diri. Jika bathtub digunakan untuk berendam, maka bak air digunakan untuk membilas tubuh saat mandi.

Terdapat beberapa cara pemasangan bak penampungan air di dalam kamar mandi. Bak air dapat dipasang langsung secara permanen dengan menggunakan material bangunan atau dipasang dengan menggunakan bak buatan dari berbagai jenis material yang dijual di pasaran.

6. Shower

Shower adalah perlengkapan sanitary lain yang digunakan sebagai sarana untuk mandi. Terdapat dua jenis shower dengan cara penggunaan yang berbeda, yakni hand shower dan fixed shower head.

Hand shower adalah jenis shower yang terdiri dari saluran air panjang, sehingga dapat digerakkan oleh tangan ketika digunakan. Sementara itu, fixed shower head adalah shower yang dipasang di atas kepala dan menempel pada tembok atau langit-langit kamar mandi. Jenis shower ini dipasang secara permanen, sehingga tidak dapat digerak-gerakkan saat digunakan. 
Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-1308-ragam-pilihan-sanitary-ware-untuk-melengkapi-kamar-mandi-anda.html

Ide Renovasi Rumah 70 Meter Persegi dengan Bujet Terjangkau









Merestruksturisasi ruangan dan mengubahnya menjadi apartemen nyaman dengan budget terjangkau bukanlah hal mustahil. Inilah yang dibuktikan salah satu professional interior designer kami, Arantxa Muru Decoradora, dan akan jadi topik menarik kita hari ini.

Yuk, simak artikel berikut untuk mendapatkan beragam trik, mulai dari trik redistribusi ruangan luas agar lebih fungsional dan estetis; trik pintar untuk menambah ruang penyimpanan di rumah ; hingga trik desain agar tiap ruangan tampak makin cantik. Berikut selengkapnya:


1. Ruang Tamu yang Chic


 Ruang Keluarga by Arantxa Muru Decoradora
Dinding dengan sentuhan warna pastel pada ruang makan dilengkapi furnitur kayu cantik, bersanding dengan ruangan berdinding terang yang dilengkapi sofa dan kursi berlengan untuk relaksasi. Inilah ciri khas utama dari ruang tamu, di mana kita dapat melihat konsep tradisional dan modern menyatu dengan harmonis. Aksen lampu gantung dengan desain tak biasa pada ruangan berhasil menambah kesan chic pada area ruang tamu ini. Setuju?

2. Dinding yang Dimanfaatkan dengan Pintar


 Ruang Keluarga by Arantxa Muru Decoradora
Ketimbang membiarkan area dinding tampak polos begitu saja, professional interior designer kami memanfaatkan dinding sebagai salah satu ruang penyimpanan pintar di apartemen mungil ini. Triknya yaitu dengan membuat cekungan pada dinding.

Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas, cekungan di dinding tersebut dapat dimanfaatkan untuk meletakkan beberapa interior penghias ruang. Dengan begini, ruangan pun jadi lebih cantik, namun tidak jadi lebih sempit. Ide yang brilliant untuk mempercantik ruang mungil, bukan?


3. Pintu Masuk dan Koridor yang Simpel Menawan

Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas, pintu masuk dan area koridor menuju kamar utama tampak simpel namun menawan. Hal ini berkat pemilihan warna cat yang bernuansa bersih dan netral, serta konsep minimalis yang diterapkan, sehingga ruangan terkesan lega karena tak penuh perabot.

Pssssst.. Di balik konsepnya yang minimalis, profesional interior designer kami memberi kejutan menawan untuk tiap tamu yang melewati koridor utama apartemen mungil ini. Yap, seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas, perabotan kayu bergaya retro disandingkan dengan aksesori-aksesori cantik, sehingga koridor simpel ini terlihat super elegan!


4. Dapur Minimalis dengan Nuansa Putih


 Dapur by Arantxa Muru Decoradora
Untuk mengakali dapur yang sempit dengan tata letak memanjang, professional interior designer kami memilih putih sebagai satu-satunya warna untuk ruang dapur. Supaya tidak terlihat sempit, ruang ini juga didesain dengan gaya minimalis.

Selain itu, finishing glossy sempurna juga dipilih untuk furnitur dapur untuk menonjolkan gaya minimalis kontemporer.

 Dapur by Arantxa Muru Decoradora
5. Kamar Utama yang Romantic!


 Kamar Tidur by Arantxa Muru Decoradora
Kini, kita diajak menilik kamar tidur utama pada apartemen mungil ini. Seperti yang dapat dilihat pada gambar di atas, atmosfir romantis dan elegan begitu kental pada ruangan privat ini. Hal ini tercipta berkat kolaborasi dari beberapa elemen, seperti warna kain sprai, tirai, brokat pada dinding, serta aksesori-aksesori di dalam kamar seperti lentera dan vas bunga putih.

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-1307-ide-renovasi-rumah-70-meter-persegi-dengan-bujet-terjangkau.html

Rabu, 28 Februari 2018

Inspirasi Ruang Belajar Minimalis untuk Anak


Setelah nyaris sebulan lamanya putra-putri Anda libur sekolah, kini waktunya Anda mempersiapkan berbagai kebutuhan proses belajar di tahun ajaran baru.

Selain membeli perlengkapan alat tulis dan seragam sekolah, tidak ada salahnya bila Anda juga sedikit mengubah ruang belajar atau tempat belajar di rumah.

Sebuah artikel yang diliris dari Western Governors University menyebutkan bahwa kualitas belajar yang baik pada anak ditentukan dari tempat belajar yang tepat.

Percaya atau tidak, lingkungan belajar ternyata menjadi faktor terbesar seseorang untuk mendapatkan dan mengolah informasi dalam proses belajar.

Lingkungan belajar yang terlalu sepi dan sunyi, tidak selalu menjadi lingkungan belajar yang tepat. Mengapa? Karena tidak semua anak memiliki karakteristik yang bisa nyaman dengan kesunyian. Sebaliknya, kadang ada juga anak-anak yang lebih mudah menyerap pelajaran dengan kondisi penuh musik.

Namun, biasanya tantangan terbesar bagi para orang tua adalah bagaimana menciptakan ruang belajar dengan keterbatasan space (ruangan) di rumah.

Umumnya, ruang belajar anak di rumah berada di dalam dan menyatu dengan kamar tidur mereka . Namun, itu menjadi polemik bagi orang tua. Dengan ruang belajar yang menyatu dengan kamar tidur, Anda sebagai orang tua merasa kesulitan memantau efektivitas proses belajar mereka di dalam kamar.

Berikut ini, contoh-contoh desain ruang belajar anak yang dilasir dari homedecor.co.id, bisa Anda aplikasikan di rumah:

Ruang belajar bernuansa alam

Ruang belajar bernuansa alam (sumber: homedecor.co.id)

Tidak ada salahnya bila Anda mencoba desain ruang belajar dengan konsep alam. Anda bisa lihat pada gambar di atas, yang menjadi contoh ruang belajar dengan benuansa alam.

Penggunaan batu bata tanpa furnish ini memberikan kesan natural. Selain itu, lantai menggunakan ubin ini bisa memberikan ruangan terasa dingin. Anak Anda, bisa dengan nyaman mengerjakan pekerjaan rumah dengan suasana ruangan yang nyaman dan natural.

Untuk membuat ruang belajar ini tidak memerlukan ruangan yang luas. Sebab, Anda bisa meaplikasikan pada ruang keluarga atau sisa ruangan yang bisa menembus pada taman atau teras belakang rumah.

Ruang belajar ala coffee shop

Ruang belajar ala coffee shop (sumber: homedecor.co.id)

Belajar dengan suasana seperti di kedai kopi, sepertinya akan menyenangkan. Jangankan anak Anda, orang dewasa pun lebih merasa nyaman bila mengerjakan pekerjaan di kedai kopi.

Suasana ruangan kedai kopi memang sangat nyaman. Mengapa? Karena desain meja dan kursi yang sederhana, namun tetap memberikan rasa nyaman.

Unsur kayu pada meja panjang ini bisa memacu anak untuk betah duduk dan berpikir mengerjakan soal pelajaran.

Ukuran meja ini juga tidak membutuhkan space (ukuran) ruangan yang luas. Anda bisa menerapkan ini pada kamar tidur anak atau ruang santai yang berdekatan dengan dapur bersih rumah Anda.

Ruang belajar papah dan anak


Ruang belajar papah dan anak (sumber: homedecor.co.id)

Bagi Anda yang tinggal di apartemen, desain ruang belajar yang bisa memberikan kesan nyaman, mungkin ruangan ini bisa menjadi inspirasi Anda.

Meja didesain menjadi dua bagian berbentuk letter-L, yang bisa diperuntukan bagi keperluan orang tua dan anak. Anda bisa sama-sama mengerjakan pekerjaan bersamaan dengan anak Anda belajar di samping Anda. Dengan begitu, Anda bisa memantau efektifitas mereka dalam mengajar. 

12 Ide Cerdas Tempat Penyimpanan Barang di Rumah







Bagaimana cara menyimpan barang-barang adalah problem di setiap rumah, namun ketika Anda tidak ingin menghabiskan setiap ruang di dalam rumah dengan menghadirkan lemari besar , Anda harus berfikir sedikit kreatif untuk menemukan solusi dalam menyimpan barang.

Apakah rumah Anda adalah besar atau kecil, Kami yakin Anda akan suka melihat ide cerdas yang kami kumpulkan dari para profesional desainer bagaimana mereka memberi "ruang" dan fungsi tambahan untuk menyimpan barang-barang koleksi Anda di rumah.

Inilah ide cerdas mereka.


1. Tambahkan strip magnetik di dalam lemari kamar mandi Anda

  Kamar Mandi by Hélène Dabrowski Interiors


Seringkali di kamar mandi terlihat jepit rambut, peniti atau bros yang kami yakin Anda juga sering kehilangan pinset Anda di sana.

Kenepa tidak memakai solusi sederhana dengan menambahkan strip magnetik untuk menyimpan pernak-pernik tersebut. Dengan begitu mereka tidak akan pernah hilang.

2. Tambahkan keranjang di dalam lemari kamar mandi
 
modern Bathroom by MAESTA BATHROOM FURNITURE


Jika Anda memiliki kamar mandi dengan built-in lemari, Anda sudah beruntung sekali. Namun, untuk memberikan ruang penyimpanan yang lebih rapi, Coba letakkan keranjang kecil di salah satu lemari Anda tersebut.

Anda bisa simpan pengering rambut Anda, pelurus dan seluruh pernik yang biasa Anda gunakan di sana, sehingga membuat beberapa ruang rak terlihat rapi.

 
3. Gantung peralatan dapur


Daripada menyimpan panci dan wajan besar yang memakan tempat dalam lemari, pasang aja gantungan untuk mereka.

Selain itu Anda dapat men-display koleksi panci ANda yang cantik dan unik sekaligus sebagai hiasan. Cantik bukan? Mudah lagi mengambilnya.


4. Tambahkan kotak penyimpanan dalam kulkas 

 Dapur by Debenvale
 
Kulkas keluarga dapat menjadi tempat yang berantakan, tapi jika Anda memakai kotak penyimpanan tersendiri untuk setiap item makanan akan membuat dalam kulkas lebih rapi dan bersih.

5. Tambahkan rel gantung ke daerah cucian Anda

  by Creazione Interiors
Tempat mencuci(laundry) seringkali menjadi tempat yang paling berantakan, tetapi Anda dapat menguranginya dengan menambahkan rel gantung di atasnya.

Anda bisa langsung menggantung t-shirt yang sudah dicuci tanpa harus menyetrika atau menggantung baju olah raga anak-anak yang seringkali terselip ketika dibutuhkan.

6. Buang papan setrika Anda

 Koridor dan lorong by Clean Design
 
Manfaatkan ruang di atas mesin cuci sebagai tempat menyeterika baju menggantikan papan setrika Anda yang memakan tempat. 

Selasa, 27 Februari 2018

Jenis-Jenis Rumput untuk Mempercantik Halaman Rumah



Rumput merupakan salah satu bagian penting untuk mempercantik halaman rumah. Rumput bisa dijadikan pilihan untuk menutup tanah agar tercipta suasana yang sejuk dan asri. Dengan menggunakan rumput juga akan menjaga drainase atau penyerapan air ke tanah jika dibandingkan dengan paving block atau semen. Halaman atau taman akan terlihat lebih sempurna jika tanahnya tertutup dengan rumput.

Namun perlu diperhatikan jenis rumput yang akan digunakan. Ada beberapa jenis rumput yang paling banyak dimanfaatkan untuk mempercantik halaman. Dengan mengetahui jenis dan karakteristik rumput ini kita dapat menyesuaikan dengan lingkungan maupun tipe halaman agar kehadiran rumput mampu tumbuh optimal dan sekaligus mempercantik halaman rumah. Berikut beberapa jenis rumput yang paling banyak digunakan untuk mempercantik halaman rumah .

Rumput Gajah

Rumput ini termasuk rumput yang paling murah, mudah tumbuh, dan tahan terhadap pijakan kaki manusia. Selain untuk mempercantik, rumput ini juga sering dijadikan pakan ternak. Pertumbuhan rumput ini cukup cepat sehingga harus rajin dipotong. Rumput gajah masih dibagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu gajah lokal, hajah mini, dan gajah varigata.

Gajah Lokal
 
 
Jenis rumput gajah lokal sangat mudah ditanam. Karakteristiknya memiliki helai daun yang besar dan kasar sehingg dari segi estetika masih sangat kurang walaupun sangat tahan dari pijakan kaki dan lingkungan yang minim air.

Gajah Mini
 
 
 
Jenis rumput gajah mini lebih dipilih dari gajah lokal. Hal ini karena karakteristiknya yang lebih terlihat rapi dan kecil serta tetap tahan terhadap pijakan kaki, lingkungan yang kurang mendukung, dan juga penyinaran yang sedikit. Pemotongan bisa dilakukan sebulan sekali untuk menjaga kerapiannya.

Gajah Mini Varigata
 
 
Jenis rumput ini juga ada yang menyebutnya gajah mini putih. Hal ini karena pada setiap helai daunnya terdapat campuran warna putih yang cukup mencolok. Sifat lainnya tidak jauh berbeda dengan jenis rumput gajah yang lain. Dengan keindahan yang lebih tentu saja rumput ini memiliki harga lebih mahal.

Rumput Jepang
 
 
Rumput jepang menjadi pilihan selanjutnya kebanyakan orang untuk memperindah halamannya. Rumput ini memiliki karakteristik memiliki bentuk yang rapi serta helai daunnya yang kurus dan rapat. Namun Anda harus rajin memangkas rumput ini, karena jika terlalu panjang akan menutup bagian bawah tanaman sehingga akan kekurangan cahaya dan menguning. Pemangkasan bisa dilakukan paling lama sebulan sekali. Pemupukan juga harus lebih banyak dibanding rumput gajah dan bisa dilakukan dua kali dalam sebulan. Rumput ini juga harus mendapat penyinaran matahari lebih banyak.

Rumput Peking
 
 
Rumput peking memiliki karakteristik yang mirip dengan rumput jepang. Perbedaannya terletak pada daunnya yang tumbuh lebih jarang dan teksturnya lebih lembut sehingga akan terlihat lebih rapi. Namun rumput ini tidak tahan pijakan manusia. Rumput ini bisa ditanam di halaman rumah depan yang tidak dilalui atau taman dalam rumah. rumput ini memiliki kelebihan tahan terhadap musim hujan yang lembab.


Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-1303-jenisjenis-rumput-untuk-mempercantik-halaman-rumah.html

5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian


Karpet, meskipun tampak sepele, tapi perbedaan yang dibuatnya ketika diletakkan pada suatu ruangan bisa berdampak sangat besar. Anda tak hanya membeli karpet berdasarkan motif atau warna yang Anda suka, tapi Anda juga harus mempertimbangkan kegunaan, fungsi berdasarkan ruangan, serta bagaimana nantinya suasana ruangan tersebut setelah adanya karpet yang Anda pilih. Anda pasti tak mau membuang uang untuk karpet mahal yang tampil salah tempat, atau bahkan malah mengganggu fungsi ruangan rumah . Berikut ini adalah 5 tips bagimana cara yang tepat untuk memilih karpet pada hunian Anda.
 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian2
 1. Pilih karpet berdasarkan fungsi ruangan

Karpet yang lembut cocok digunakan untuk kamar tidur yang paling membutuhkan kenyamanan tapi tak memiliki aktivitas tinggi. Karpet dengan bahan yang mudah dibersihkan bisa diletakkan di bawah meja makan, karena tak tertutup kemungkinan ada makanan yang jatuh. Karpet dengan bulu pendek dan berkualitas baik dapat digunakan di area ruang keluarga untuk tempat berkumpul yang nyaman. Anda harus mempertimbangkan dulu bagaimana penggunaan dan fungsi suatu ruangan sebelum membeli karpet sehingga tak salah dalam penempatannya.

 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian3
2. Polos atau motif?

Yang kedua dan tak kalah penting dalam memilih karpet adalah mana yang paling pas bermotif atau polos saja? Coba lihat dulu sekeliling ruangan Anda, jika sudah terlalu banyak perabotan dan ruangan terasa penuh, pilih karpet yang menggunakan 1 warna saja. Tapi jika ruangan tampak terlalu polos dan terasa lapang, coba karpet bermotif untuk membuat mata menuju ke area di atas karpet. Pilih karpet bermotif playful untuk diletakkan di kamar anak, sedangkan di kamar tidur Anda, pilih karpet dengan motif elegan.
 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian4
 3. Warna

Warna juga merupakan salah satu faktor yang penting ketika memilih karpet. Karpet dengan warna gelap memberikan kesan yang lebih berat dan elegan ke dalam ruangan. Karpet dengan warna yang terang yang netral bisa dengan mudah membaur dan menampilkan kesan yang lebih ringan. Karpet dengan warna pop yang mencolok membuat suasana ruangan lebih hidup dan ceria.  seperti contonya pada gambar pertama, karpet warna pink untuk ruangan bernuansa netral berhasil membangkitkan suasana ruangan. Ruangan tak lagi tampil ‘biasa’ dan sederhana, tapi lebih hidup dan ceria.
 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian5
 4. Bahan dan material karpet

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-1304-5-tips-memilih-karpet-yang-tepat-untuk-hunian.html

Kamis, 22 Februari 2018

Membuat Desain Taman Vertikal Di Rumah Yang Simple dan Cantik


Membuat Desain Taman Vertikal Di Rumah Yang Simple dan Cantik Memiliki taman di rumah tentunya menjadi impian bagi setiap orang yang memiliki hunian. Dengan adanya taman di rumah tentunya membuat suasana lebih asri serta membuat rumah menjadi lebih sehat. Selain itu, adanya taman juga dapat mempercantik tampilan rumah anda sehingga menarik bagi orang yang melihatnya. Banyak model taman yang anda bisa gunakan di dalam rumah anda mulai dari taman kering hingga taman basah. Anda pun dapat meletakkan taman ini di berbagai tempat di rumah anda mulai dari halaman depan, area belakang rumah, hingga bagian di dalam rumah. Bagi anda yang memiliki rumah yang berukuran tidak terlalu luas, anda juga dapat menghadirkan taman di dalam rumah anda. Salah satu alternative yang dapat anda lakukan adalah dengan membuat taman dengan desain yang vertikal. Untuk membuat taman vertikal atau yang dikenal dengan vertikal garden bukanlah hal yang mudah karena bentuknya yang berbeda dari desain taman pada umumnya. Namun bila anda melakukan dengan panduan yang tepat bukanlah yang sulit untuk mendesain taman vertikal di rumah anda.

Konsep desain taman vertikal di rumah merupakan taman yang cocok bagi anda yang memiliki ukuran lahan yang tidak terlalu luas. Untuk membuat bentuk desian taman vertikal di rumah, anda tidak bisa menggunakan jenis tanaman yang biasa anda gunakan di taman bunga umumnya. Untuk jenis taman vertikal ini sebaiknya menggunakan tanaman yang ringan namun juga kuat dan mampu menyerap air. Bila anda menggunakan tanaman tang terlalu berat tentunya dapat membuat media penyangga menjadi rusak.

Salah satu hal yang menjadi fokus utama dari desain taman vertikal di rumah minimalis adalah konstruksi penyangga yang akan anda gunakan. Anda harus menggunakan tiang dan konstruksi penyangga yang kuat sehingga taman vertikal anda tidak akan jatuh ataupun ambruk. Anda bisa menggunakan dinding beton, pagar besi, dan bahan kuat lainnya sebagai penyangga desain taman vertikal di rumah anda. Bentuk dan desain dengan sedemikian rupa agar penyangga mampu menyangga tanaman, air, media tanam, serta mampu menjaga dari faktor angin yang seringkali terjadi.

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-1298-membuat-desain-taman-vertikal-di-rumah-yang-simple-dan-cantik.html