Selasa, 13 Desember 2016

Pilih Rumah Baru atau Bekas?


Bila sudah memiliki cukup simpanan untuk membayar uang muka pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) , dapat dipastikan akan ada pertanyaan ini yang muncul di benak Anda: beli rumah baru , atau beli rumah bekas saja ya?

Sampai saat ini, membeli rumah merupakan investasi yang menguntungkan . Sebab, selain bisa disewakan, rumah juga bisa ditempati sendiri bersama keluarga. Bahkan, yang lebih penting adalah bahwa harga rumah selalu terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tentang pertanyaan untuk beli rumah baru atau rumah bekas, kini memang Anda dimudahkan dengan adanya fasilitas KPR.

Namun, agar Anda lebih jelas dan pasti dalam keputusan yang dibuat, berikut adalah perbedaan antara rumah baru dan bekas. Apa untungnya dan apa kelemahannya.

Jika beli rumah bekas...

Dibandingkan dengan rumah baru, biasanya harga rumah bekas memang lebih murah. Karena itu, dengan jumlah kredit yang sama Anda bisa saja membeli rumah bekas dengan luas yang lebih besar dibanding dengan rumah yang benar-benar baru. Selain itu, ada beberapa pertimbangannya;

• Lingkungan yang sudah terbentuk
Saat membeli rumah bekas, artinya Anda membeli sebuah rumah yang pernah ditempati oleh pemilik sebelumnya. Karena itu, biasanya rumah bekas berada di lingkungan dengan fasilitas sosial yang sudah lengkap.

Misalnya, ada tetangga di samping rumah Anda. Atau, sudah adanya fasilitas olahraga, atau tempat ibadah di lingkungan tersebut. Hal terpenting, sebelum membelinya Anda bisa bertanya pada penduduk yang tinggal di sekitar rumah Anda tersebut, tentang kondisi rumah yang ingin Anda beli dan lingkungannya.

• Langsung bisa ditempati
Saat membeli rumah bekas, salah satu keuntungan yang bisa Anda dapatkan adalah segala kebutuhan Anda sudah ditangani oleh pemilik lama.

Di sini, maksudnya Anda tidak perlu repot memasang sambungan telepon, jaringan listrik, atau air bersih, agar bisa langsung menempati rumah tersebut.

Selain itu, Anda pun tidak perlu menunggu lama untuk membuat sertifikat rumah. Cukup melakukan balik nama dari sertifikat milik pemilik lama.

• Keamanan bisa dibuktikan
Karena lingkungannya sudah terbentuk, Anda pun dapat bertanya dan mencari tahu tentang kondisi keamanan yang ada di sekitar rumah bekas yang ingin Anda beli. Bahkan, biasanya lingkungan dari rumah tersebut pun biasanya sudah membentuk sistem keamanan keliling (siskamling) sendiri.

• Harus siapkan dana renovasi
Saat membeli rumah bekas, bisa saja Anda mendapatkan rumah yang perlu renovasi. Sebab, karena sudah ditempati, kemungkinan rumah tersebut mengalami kerusakan juga bisa terjadi. Itulah sebabnya, Anda harus menyisihkan dana untuk melakukan renovasi sendiri.

Mengenal Manfaat Pelapis Anti Bocor untuk Properti Anda


Menikmati hujan di dalam kehangatan rumah bersama seluruh sanak-saudara sebenarnya menyenangkan. Hanya, ketika konstruksi rumah mulai bermasalah, Anda menghadapi kemungkinan adanya kebocoran. Jangan biarkan hal tersebut terjadi.

Mulai sekarang, pastikan rumah Anda anti-bocor , salah satu caranya dengan memasang waterproof  (pelapis air). Tidak hanya berfungsi sebagai penghalau rembesnya air dari plafon, waterproof  juga dapat  menghalau rembesan air di dinding.

Berikut ini ragam waterproof yang tersedia di pasaran.

Pada umumnya, ada dua jenis waterproof di pasaran, yaitu jenis membran dan coating. Kedua jenis ini masing-masing  memiliki spesifikasi, kelebihan, serta kekurangannya sendiri.

Waterproof  berjenis membran memiliki bentuk lembaran. Sebenarnya, ada pula yang dijual dalam bentuk gulungan. Baik lembaran maupun gulungan, Anda akan menemukannya  berpermukaan halus, berlapis pasir, serta "waterproofing granule" dengan permukaan berlapis batu.

Jika dilihat dari material pembuatnya, Anda akan menemukan pelapis air fiber yang hanya terdiri atas satu lapisan. Karena hanya satu lapis, maka penahan air jenis ini relatif mudah sobek. Sementara itu, ada pula yang berbahan poliester. Dibandingkan dengan fiber, jenis ini relatif lebih kuat.

Pemasangan waterproof membran dapat diaplikasikan pada permukaan yang bocor dengan cara dipanasi, diolah terlebih dahulu dengan lapisan perekat, atau bahkan hanya tinggal ditempel. Beberapa jenis sudah memiliki bahan perekat.

Selain berjenis membran, ada pula jenis "coating". Seperti istilah penyebutannya, anti-air ini merupakan pelapis yang memiliki metode aplikasi mirip dengan metode aplikasi cat tembok. Bedanya, jika cat tembok hanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu cat "indoor" dan cat "outdoor", anti-air ini memiliki tiga jenis.

Jenis pertama berbahan dasar air, jenis kedua berbahan dasar semen, sementara jenis ketiga berbahan dasar solven. Pelapis berbahan dasar air tidak memerlukan persiapan atau bahan pencampur lain. Pemilik rumah dapat langsung menggunakannya pada permukaan yang bocor.

Berbeda dengan anti-air berbahan dasar air yang praktis, kedua jenis lainnya membutuhkan lebih banyak usaha. Contohnya, "waterproof" berbahan dasar semen. Pelapis tersebut umumnya dijual dalam satu paket berisi larutan cair dan bubuk. Sebelum digunakan, kedua bahan tersebut harus dicampur terlebih dahulu.

Jenis terakhir, yaitu "waterproof" berbahan dasar solven, membutuhkan bahan pencampur lain yaitu minyak tanah. Umumnya, "waterproof " ini disebut dengan "flinkute".

Sebelum memilih jenis pelapis anti-air untuk rumah Anda, pertama-tama, pastikan jenis kasus kebocoran yang terjadi. Sebaik-baiknya jenis pelapis yang Anda pilih, jika ternyata tidak cocok dengan keadaan di lapangan, tentu tidak akan mampu menyelesaikan masalah.

Membangun Rumah di Lahan Sempit

Atas peraturan perencanaan yang mengharuskan adanya jarak lahan seluas tiga meter di antara struktur  baru dan tetangganya, sebuah rumah di Hohenecken, Jerman, dibangun hanya dengan ukuran lebar tiga meter.

Rumah tersebut berdiri menggunakan kaki-kaki besi di atas lereng gunung berumput. Dirancang oleh studio lokal, Architekturbüro Scheder, Small House terapit di antara dua bangunan di tepi hutan Hohenecken, di luar kota Kaiserslautern. Pada hunian tersebut, hanya terdapat dua kamar di dalam struktur dengan panjang 12 meter dan lebar hanya 3,5 meter.

Dari jalanan, rumah ini terlihat sebagai sebuah kotak kayu kecil. Namun jika ditelusuri lebih jelas dalam profil skalanya, Small House nampak luas karena adanya perpanjangan pelana asimetris. Para arsitek menggambarkan bentuk ini dengan sebutan "familiar namun aneh".

"Semuanya bergantung pada sudut orang melihat. Di salah satu sudut, rumah ini terlihat kecil dan ringkas. Namun di sudut lainnya rumah akan tampak panjang dan ramping. Sebuah rangkaian ruang dengan impresi spasial berbeda merentangkan mulai dari sempit dan luas, rendah dan tinggi, hingga kecil dan besar," ujar arsitek Small House.

Papan vertikal dari cemara Douglas yang dicat abu menutupi seluruh badan bangunan. Struktur selubung kayu dari Small House ini meminjam penampilan pergudangan. Sementara atap yang terpasang secara asimetris mengikuti kontur lereng bukit.

Podium silinder dari baja galvanis yang kokoh mengangkat permukaan depan rumah sejajar dengan tanah di bagian belakang. Podium ini digunakan sebagai ruang serba guna dan lokasi penyimpanan.

“Jendela lanskap yang diatur dalam dua atap pelana berakhir pada kerangka pemandangan hutan dan properti yang berdekatan. Sedangkan fasad yang menghadap jalan sama sekali tak berjendela,” lanjut mereka.

Interior pun diselesaikan secara sederhana hanya dengan dinding papan serat bercat putih dan lantai maple pucat. Sebuah tangga dengan anak tangga terbuka dan tapak kayu ringan yang sesuai  mengarah dari dapur terbuka dan ruang tamu ke kamar tidur dan kamar mandi di lantai atas.

“Sebuah jendela besar dan pintu kaca membentuk dinding belakang ruang tamu dan membuat pintu masuk bangunan. Paving berlubang dipasang mengelilingi bangunan, namun penanaman sendiri akan tumbuh melalui celah-celah untuk berbaur dengan rumput di sekitarnya,” tandas mereka.

Alih-alih bertugas membuat sebuah bangunan di plot sempit, arsitek justru mendapatkan ide ini ketika bekerja pada properti di seberang jalan. Mereka kemudian melakukan pendanaan melalui pengembang swasta untuk membuatnya. Namun hingga kini, rumah tersebut akhirnya tak ditempati.

Tips Menjadi Broker Properti Sukses


Seperti profesi lain, jadi broker Properti juga butuh proses jadi sukses. Prinsip-prinsip seperti kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas perlu dipegang setiap orang yang ingin sukses di bisnis properti , termasuk jadi broker properti. Siapapun anda, apakah tertarik atau belum untuk jadi broker properti, mungkin bisa menerapkan sebagian atau seluruh tips berikut, dalam bisnis, profesi dan karir anda.

Tips pertama adalah Mulai pahami, apa itu properti. Sering kali kita latah menyebut kata properti, tapi tidak mengetahui apa saja yang termasuk dalam properti. padahal kita sering kali berhubungan dengan properti, dengan atau tanpa kita sadari. Ketika kita bicara properti, maka didalamnya termasuk tanah, gudang, rumah, apartemen, ruko, kos-kosan, pabrik, SPBU, hotel, dll. Jadi tanah dan semua yang berdiri di atasnya bisa kita sebut sebagai properti. Ketika nyebut properti, mungkin awalnya kita akan berpikir, batasannya hanya rumah, ruko dan kos-kosan. Itulah yang terjadi dengan saya pada awalnya, namun ketika saya mulai masuk ke properti, saya mulai paham bahwa banyak sekali properti dan bisnis yang ada di atasnya. Memahami properti tentu tidak bisa hanya berdasarkan teori. Kita perlu praktek, berdiskusi, mempromosikan dan terlibat memahami lebih lanjut.

Tips kedua Cobalah bertransaksi properti. Jika memungkinkan anda bisa bertransaksi sendiri, atau seolah-olah anda akan bertransaksi. ini juga jadi pengalaman menarik, karena anda akan dikenalkan istilah yang anda belum pahami sebelumnya. Ketika saya bertransaksi properti pertama kali, saya beli rumah seharga 14 juta rupiah. Disana saya mulai kenal Notaris, untuk mengesahkan proses jual beli saya dengan Pengikatan dan Akta Jual Beli (AJB). Ketika saya bertransaksi properti yang lebih besar, saya mulai kenal pajak untuk penjual maupun pembeli. Ada istilah PPH untuk penjual dan BPHTB untuk pembeli. Ketika anda jadi broker properti, istilah-istilah tersebut perlu anda pahami terlebih dahulu.

Tips ketiga: Cobalah jadi Refferal. Sebelum anda berprofesi sebagai broker profesional, anda bisa menjadi Refferral alias bekerjasama dengan broker properti profesional dari International Brand seperti Century21, Ray White, ERA atau lainnya. Dengan kerjasama, anda bisa dapat ilmu dari partner anda tersebut. anda juga tidak harus meluangkan waktu terlalu lama, ketika anda baru memulai dan belum bisa mengharapkan penghasilan tetap dari profesi ini. Dengan jadi Refferal, anda hanya perlu, menemukan properti yang dijual, owner dan mempertemukan dengan partner yang broker profesional. Jadi anda bisa mendengar, apa yang dibicarakan sang Broker Profesional dan owner. Anda  bisa dapat ilmu gratis bukan??

Tips keempat: Bergabunglah dengan perusahaan Broker Properti. Ada International Brand dan ada Local Brand. Saya pribadi di Century21 Hebat Group berkantor di Ruko Casagrande Jogja, dan belajar bersama sahabat broker Century21 lainnya. Setiap Brand akan berikan training, untuk bekali anda berbagai aspek pengetahuan di properti, sehingga anda layak bertemu dengan owner, buyer serta pihak lain yang akan bantu transaksi anda seperti notaris dan pihak perbankan.

Tips kelima: Perbanyak Listing. Seperti halnya bisnis lain, jadi Broker Properti menjual produk atau jasa. Nah produk kita rumah, kos-kosan, ruko, pabrik, SPBU dll. jadi mulai sekarang, pasang mata dan telinga, untuk memiliki dan perbanyak barang dagangan. Ketika tahu ada properti dijual , pompa keberanian anda, temui mereka. Bertanyalah seolah-olah anda pembeli yang sangat ingin tahu detil propertinya, lalu sampaikan dengan sopan, jasa anda membantu menjualkan properti mereka, agar terjual lebih cepat.

Tips keenam: Perbanyak kawan. Perbanyaklah kawan, yang tahu profesi baru anda. seringkali kawan adalah orang yang akan beri kita informasi gratis maupun mereka sebagai Refferal kita. Anda bisa perbanyak kawan dengan ikut kegiatan sosial, komunitas, pasang iklan di koran, internet, sosial media dan seabrek cara lainnya. Yang jelas ketika anda banyak kawan, semakin banyak potensial owner, buyer dan refferal yang akan mengenal anda berprofesi sebagai Broker Properti Profesional .

Tips ketujuh
 justru terpenting adalah Jaga semangat Anda. Banyak orang masuk sebuah profesi atau bisnis, dan bayangkan manisnya income atau bonus. Cukup banyak di antara mereka, yang lupa hukum proses. Hukum yang menuntut kita menanam sesuatu sebelum menuai hasilnya.

Tips Memilih Agen Properti yang Profesional


Menaksir harga yang lebih tinggi dalam menjual properti adalah trik lama yang digunakan para agen real estate. Hal ini dilakukan agar orang yang ingin menjual properti akan terkesan dengan angka yang besar, dan kemudian memilih agen tersebut dibanding kompetitornya yang lain. Namun harga propertiyang berlebihan ini akan membuat properti ini berada di pasaran berbulan-bulan, sementara pemilik rumah kehilangan uang.

Praktek yang dikenal sebagai menjual sebuah listing ini hanya satu dari sekian trik yang digunakan para agen real estate yang ingin menarik perhatian kliennya. Para pencari rumah yang cerdas akan bisa mengetahui bagaimana melihat trik marketing ini dan melihat para broker yang benar-benar berniat menjualkan properti mereka.

Berikut tips untuk membantu para penjual rumah dalam memilih agen real estate yang tepat untuk memenuhi kebutuhan mereka dan berhasil membuat properti tersebut terjual.

1. Siapkan Interview
Jangan memperlakukan pertemuan pertama dengan agen properti sebagai pembicaraan yang santai. Perlakukanlah pertemuan tersebut sebagaimana Anda melakukan interview pekerjaan, dengan si agen sebagai pencari posisi nya sementara Anda yang memegang keputusan finalnya. Miliki pertanyaan spesifik yang bisa mencari tahu pengalaman dan sejarah penjualan mereka, serta bagaimana mereka beroperasi. Bicaralah paling tidak dengan tiga orang sebelum Anda membuat keputusan final.

2. Cari Tahu Profil
Sekarang ini, profil online seseorang bisa memberi Anda banyak informasi tentang bagaimana orang tersebut bekerja. Dari website dan akun sosial media mereka, termasuk Facebook dan Twitter, Anda bisa mendapat gambaran bagaimana cara mereka bekerja. Lakukan pencarian cepat akan berita tentang mereka maupun kantor agensinya. Yang paling penting, lihat bagaimana cara mereka memasarkan online dan seefektif apa cara mereka dalam mencari potensial pembeli.

3. Lihat Reputasi
Saat mencari agen real estate yang bisa dipercaya, hal pertama yang harus diperhatikan adalah reputasi mereka, lisensi dan penghargaan lain yang telah dimiliki oleh kantor agensi tersebut. Beberapa kantor agen ternama biasanya mempunyai website perusahaan dimana mereka memuat alamat kantor resmi dan agen-agen berprestasi. Ini dapat Anda jadikan acuan dalam memilih agen terpercaya.

4. Minta Referensi
Baik pembeli maupun penjual seharusnya meminta referensi tertulis para agen dari klien-klien sebelumnya, termasuk kontak mereka. Dengan itu, Anda bisa menghubungi klien lama mereka dan bertanya hal-hal yang penting mengenai agen tersebut seperti: apakah agen tersebut bekerja dengan baik? Apakah cara memasarkan yang mereka gunakan efektif? Berapa lama properti tersebut berada di pasaran? Dan yang paling penting, akankah mereka menggunakan agen yang sama jika ada kesempatan  selanjutnya?

5. Pilih yang Memiliki Keahlian di Pasar Lokal
Mencari agen yang mempunyai pengetahuan banyak adalah kunci karena setiap wilayah mempunyai tantangannya sendiri menyangkut sektor real estate. Agen properti yang ideal harus memiliki catatan yang terbukti untuk menjual properti di area lokal tersebut. Mereka harus mengetahui dengan benar faktor fasilitas yang ada di lokasi tersebut, kondisi lingkungan dan bahkan kebijakan pemerintah yang ada di daerah tersebut akan sangat mempengaruhi penjualan propertinya. Mereka mampu memberikan pengetahuan tentang pasar lokal lebih baik bahkan dari para penghuninya, dan karena ini lah mereka selalu mempunyai keuntungan yang bisa membantu Anda menjual properti Anda.

6. Hindari Menanyakan Soal Harga Jual

Meski banyak orang akan berfokus pada perkiraan harga jual, ada faktor lain yang lebih penting. Kemampuan agen bernegosiasi, adalah kunci untuk mendapatkan deal yang sebaik mungkin, tidak peduli harga awalnya. Pada akhirnya Anda harus mencari agen yang bisa Anda andalkan dan percayakan untuk memikirkan hal yang terbaik bagi Anda dalam proses penjualan ini.

Bangunan Kayu Memberikan Nuansa Kehangatan

Desain Jepang sering meniru bentuk yang ditemukan di alam, The Curve House di Shiga Prefecture adalah salah satunya. Rumah melengkung di Jepang ini memperkenalkan bangunan organik, dimana nuansa lingkungan didominasi oleh rumah beratap tradisional .

Arsitek Tsuyoshi Kawata Osaka dari studio Tonoma merancang bangunan ini untuk mendekatkan arsitektur taman dan lingkungan.

Rumah ini memiliki beberapa lubang berbentuk bulan sabit yang memberi akses ke ke taman hijau nan subur.
Bingkai kayu alami memberikan struktur yang memberi kehangatan dan interior dan eksterior, Jendela juga berbingkai kayu, dengan bukaan lebih luas menuju hamparan taman.

Bangunan terdiri atas dua lantai, yang mencakup ruang tamu dan ruang makan, kamar tidur utama di lantai bawah. Sedangkan di lantai atas terdiri atas ruang bermain dan ruang belajar. Kamar tidur terletak di bagian depan rumah , sementara ruang tamu membentang di sepanjang bagian belakang.

Memiliki Ruangan Sempit? Berikut adalah 4 Furnitur Yang Harus Dimiliki


Memiliki ruangan dengan luas yang terbatas, tentunya dibutuhkan keterampilan yang cukup baik agar isi serta suasana ruangan tersebut dapat terasa lebih luas dan nyaman. Faktor utamanya tentu tidak lain adalah memilih serta metelakkan furnitur yang tepat di setiap sudut ruangan.

Lalu seperti apa solusinya? Jangan khawatir, kami telah merangkum beberapa tips furnitur yang harus Anda miliki di dalam ruangan sempit. Berikut adalah 4 furnitur untuk ruangan sempit;
  •     Meja Bundar dengan Satu Kaki - sebuah meja yang berbentuk bulat lengkap dengan satu kaki yang menjadi tumpuan alas, dapat menjadi salah satu meja yang dapat menghiasi ruangan Anda. Dengan satu kaki serta tanpa memiliki sudut pada bagian meja, akan memudahkan Anda dalam beraktivitas di dalam rumah ;
  •     Papan & Rak – Sebuah papan atau rak sangat penting bagi Anda yang memiliki ruangan sempit. Sebab, dengan menggunakan sebuah rak ataupun papan yang menempel pada dinding, Anda dapat secara mudah menyimpan berbagai perlengkapan maupun dekorasi rumah , tanpa membutuhkan lahan yang maksimal;
  •     Kaca dengan Ukuran Besar – Jika sebelumnya Anda harus membeli furnitur dengan ukuran yang terbatas, kini Anda harus memilih sebuah kaca dengan ukuran yang besar untuk melengkapi ruangan Anda. Sebab, dengan kaca yang besar, ruangan dapat terasa lebih luas dan lebih terang sehingga dapat memaksimalkan seisi ruangan Anda; dan,
  •     Sofa dengan Lengan Kursi Pendek – Satu hal yang paling krusial adalah pemilihan sofa atau kursi pada ruangan sempit Anda. Sebaiknya, Anda memilih sebuah sepasang kursi atau sofa yang memiliki  lengan kursi yang cukup pendek agar ketika Anda duduk, sofa atau pun kursi tersebut terasa lebih nyaman dan sesuai dengan luas ruangan tersebut.