Jumat, 26 Januari 2018

INI TIPS MENDESAIN DAPUR DAN KITCHEN SET YANG BENAR



Mendesain kitchen set membutuhkan pengukuran yang matang, bukan sekedar model dan warna yang cantik. Desainer interior yang baik memiliki standar ukuran ideal berdasarkan ilmu ergonomik. Ilmu ergonomik sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang dimensi tubuh manusia.
Pada proses perancangan, ukuran kitchen set harus disesuaikan dengan ukuran manusia. Untuk standarisasi, rata-rata tinggi manusia yang digunakan oleh patokan adalah 170cm-180cm. Dengan demikian, tinggi kitchen set tidak boleh lebih 227,5cm. Tujuannya agar orang dewasa tidak kesulitan menjangkau tempat teratas maupun laci terbawah dari kitchen set tersebut.
  
 Ilustrasi pengukuran mengenai tinggi, panjang, dan lebar kitchen set yang disesuaikan dengan tubuh manusia.
 Kitchen set akan terbagi menjadi tiga yaitu lemari penyimpanan di bagian atas, countertop (bagian ‘meja’ dapur yang datar dan terbuka), kompor, dan wastafel di bagian tengah, serta laci-laci di bagian bawah.
Lemari atas: Bagian terbawah dari lemari bagian atas ini tak boleh lebih rendah dari 82,5cm dari lantai. Dengan begitu, saat pintu lemari di buka, orang dewasa bisa langsung melihat apa yang ada di dalamnya. Jika terlalu rendah, kepala orang dewasa bisa terantuk saat melakukan kegiatan seperti mengiris, memblender, dan lain-lain di countertop.
Bagian tengah: Permukaan countertop, kompor, dan wastafel untuk cuci piring tidak boleh lebih rendah dari 62,5cm dari lantai. Jika terlalu rendah, orang dewasa harus membungkuk saat beraktivitas sehingga membuatnya cepat lelah.
Dengan tinggi 62,5cm, orang dewasa bisa melakukan berbagai hal seperti memasak, mencuci piring, mengiris bahan makanan dalam posisi tegak dan rileks.
Bagian bawah: Sebagai patokan, harus ada sedikitnya ruang kosong berjarak 120cm antara kabinet dengan orang yang berdiri di depannya. Tujuannya, saat laci terbuka, masih ada cukup ruang bagi orang di dapur untuk bergerak.
Dikutip dari laman Rumah.com, Selasa (5/4/2016) Fransisco Theo, membagi kitchen set dalam enam tipe desain. Berikut ulasan keenam tipe tersebut yang bisa Anda terapkan di rumah.
Tipe Single Line
 Contoh desain kitchen set dengan model single line.
Contoh desain kitchen set dengan model single line (source: pixabay.com)
Bentuk ini merupakan bentuk paling sederhana yang biasa diterapkan di rumah-rumah berukuran kecil dan menengah. Di sini countertop, kompor, dan sink berada dalam satu baris (single line).
Apabila Anda hendak mencari apartemen dan rumah yang berukuran sedang, harga terjangkau klik di sini.
Tipe Double Line
contoh desain double line kitchen set (source: har.com)
Desain double line kitchen set (source: har.com)
Tipe kitchen set ini sering disebut juga dengan bentuk koridor. Model ini sangat membantu untuk mempermudah pemisahan antara counter top dengan kompor dan wastafel.
Tipe L
Contoh desain kitchen set tipe  L (source: kitchenaid.com)
Contoh desain kitchen set tipe L (source: kitchenaid.com)
Model ini merupakan bentuk kitchen set yang paling sering digunakan karena dianggap paling fungsional dan optimal. Jalur sirkulasi pada dapur L relatif lebih nyaman. Model kitchen set ini bisa diterapkan pada ruang dapur yang sempit.
Tipe U

12 TIPS JITU MENATA RUANG DALAM RUMAH KECIL AGAR MENYENANGKAN, FUNGSIONAL SERTA MODERN



Saat ini mempunyai rumah  kecil sudah menjadi gaya hidup. Namun yang menjadi masalah adalah bagaimana menata rumah kecil itu menjadi sebuah rumah nyaman serta mampu memenuhi kebutuhan ruang beraktifitas dan beristirahat bagi penghuni.

Dalam buku ide kali ini ini, kami akan memberikan12 tips menata ruang dalam rumah kecil dan apa yang dapat kita lakukan di setiap ruang sehingga rumah menjadi tempat yang menyenangkan, fungsional, dan modern.

Mari kita lihat.

1. Mencampur gaya
 
Banyak yang beranggapan bahwa gaya minimalis adalah sebuah solusi saat menata rumah kecil. Hal ini sering diartikan, gaya minimalis berarti mengurangi perabot dan ornamen secara maksimal, yang menyita ruang. 

Namun, agar terlihat stylish kita bisa mencampurnya dengan gaya lain yang akan sedikit menghibur lingkungan. Jika Anda hanya meletakkan sofa dan meja kopi di ruang tamu, ruang itu mungkin akan terlalu dingin dan tidak bersahabat. Ambil warna dan tekstur ke ruang melalui bantal, karpet, selimut, gambar, dll.

2. Furnitur 
 
 Seringkali yang kita lakukan untuk ruang kecil adalah membeli perabotan dengan ukuran standar dan mencoba menyesuaikannya dengan ruang. Namun kita lupa bahwa ada para profesional yang berdedikasi untuk merancang dan membuat furnitur yang dapat menyesuaikan dengan dinding yang akan membuat ruang tampak lega serta fungsional.
 
3. Partisi untuk membagi ruang
 
Pilihan yang baik untuk memisahkan aktivitas di dalam rumah adalah melibatkan integrasi struktur vertikal ringan yang memisahkan ruang secara virtual atau material tanpa merampas ruang lantai. Solusi ini memiliki keuntungan karena bisa menciptakan dua lingkungan yang berbeda – satu di setiap sisi partisi.

4. Memilih gaya loteng 
 
Pikirkan rumah Anda sebagai loteng dan pisahkan ruangan hanya dengan perabotan, manfaatkan ketinggian untuk menciptakan perpecahan tambahan. Anda juga bisa menikmati tekstur bahan bangunan, seperti batu bata, dan meminjamkan gaya industri ke area ini.

5. Tidak mengintegrasikan televisi secara fungsional 
 
 Kami hampir selalu memasang televisi di atas perabot, namun mengingat teknologi sekarang adalah layar yang sangat tipis dan ringan, kami bisa memasangnya di dinding pemisah antara ruang tamu dan ruang makan, di atas perapian atau dalam sistem berputar yang melayani dua area. .

6. Jangan pak benda cerdas
 
Mengingat bahwa kita tidak mampu memasang banyak kabinet dengan panjang dan lebar dalam ruang sempit, pilihan yang bagus adalah
membuat platform di ruangan dan memanfaatkannya untuk menempatkan laci, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Pertimbangkan juga bagaimana cara penyimpanan sepeda. 
 
7. Gorden untuk membelah 
 
Alih-alih menggunakan partisi tetap – dari kayu, baja atau bahan padat lainnya – Anda bisa menggunakan gorden. Carilah kain bagus dengan cetakan yang indah dan pilih gaya yang paling sesuai dengan ruang Anda.

Jika Anda ingin tirai membuat privasi, pilihlah kain yang lebih berat. Tetapi jika Anda hanya ingin mendekorasi dan memisahkan ruang secara virtual, kain ringan paling banyak ditunjukkan.

12 TIPS JITU MENATA RUANG DALAM RUMAH KECIL AGAR MENYENANGKAN, FUNGSIONAL SERTA MODERN



Saat ini mempunyai rumah  kecil sudah menjadi gaya hidup. Namun yang menjadi masalah adalah bagaimana menata rumah kecil itu menjadi sebuah rumah nyaman serta mampu memenuhi kebutuhan ruang beraktifitas dan beristirahat bagi penghuni.

Dalam buku ide kali ini ini, kami akan memberikan12 tips menata ruang dalam rumah kecil dan apa yang dapat kita lakukan di setiap ruang sehingga rumah menjadi tempat yang menyenangkan, fungsional, dan modern.

Mari kita lihat.

1. Mencampur gaya
 
Banyak yang beranggapan bahwa gaya minimalis adalah sebuah solusi saat menata rumah kecil. Hal ini sering diartikan, gaya minimalis berarti mengurangi perabot dan ornamen secara maksimal, yang menyita ruang. 

Namun, agar terlihat stylish kita bisa mencampurnya dengan gaya lain yang akan sedikit menghibur lingkungan. Jika Anda hanya meletakkan sofa dan meja kopi di ruang tamu, ruang itu mungkin akan terlalu dingin dan tidak bersahabat. Ambil warna dan tekstur ke ruang melalui bantal, karpet, selimut, gambar, dll.

2. Furnitur 
 
 Seringkali yang kita lakukan untuk ruang kecil adalah membeli perabotan dengan ukuran standar dan mencoba menyesuaikannya dengan ruang. Namun kita lupa bahwa ada para profesional yang berdedikasi untuk merancang dan membuat furnitur yang dapat menyesuaikan dengan dinding yang akan membuat ruang tampak lega serta fungsional.
 
3. Partisi untuk membagi ruang
 
Pilihan yang baik untuk memisahkan aktivitas di dalam rumah adalah melibatkan integrasi struktur vertikal ringan yang memisahkan ruang secara virtual atau material tanpa merampas ruang lantai. Solusi ini memiliki keuntungan karena bisa menciptakan dua lingkungan yang berbeda – satu di setiap sisi partisi.

4. Memilih gaya loteng 
 
Pikirkan rumah Anda sebagai loteng dan pisahkan ruangan hanya dengan perabotan, manfaatkan ketinggian untuk menciptakan perpecahan tambahan. Anda juga bisa menikmati tekstur bahan bangunan, seperti batu bata, dan meminjamkan gaya industri ke area ini.

5. Tidak mengintegrasikan televisi secara fungsional 
 
 Kami hampir selalu memasang televisi di atas perabot, namun mengingat teknologi sekarang adalah layar yang sangat tipis dan ringan, kami bisa memasangnya di dinding pemisah antara ruang tamu dan ruang makan, di atas perapian atau dalam sistem berputar yang melayani dua area. .

6. Jangan pak benda cerdas
 
Mengingat bahwa kita tidak mampu memasang banyak kabinet dengan panjang dan lebar dalam ruang sempit, pilihan yang bagus adalah
membuat platform di ruangan dan memanfaatkannya untuk menempatkan laci, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Pertimbangkan juga bagaimana cara penyimpanan sepeda. 
 
7. Gorden untuk membelah 
 
Alih-alih menggunakan partisi tetap – dari kayu, baja atau bahan padat lainnya – Anda bisa menggunakan gorden. Carilah kain bagus dengan cetakan yang indah dan pilih gaya yang paling sesuai dengan ruang Anda.

Jika Anda ingin tirai membuat privasi, pilihlah kain yang lebih berat. Tetapi jika Anda hanya ingin mendekorasi dan memisahkan ruang secara virtual, kain ringan paling banyak ditunjukkan.

12 TIPS JITU MENATA RUANG DALAM RUMAH KECIL AGAR MENYENANGKAN, FUNGSIONAL SERTA MODERN



Saat ini mempunyai rumah  kecil sudah menjadi gaya hidup. Namun yang menjadi masalah adalah bagaimana menata rumah kecil itu menjadi sebuah rumah nyaman serta mampu memenuhi kebutuhan ruang beraktifitas dan beristirahat bagi penghuni.

Dalam buku ide kali ini ini, kami akan memberikan12 tips menata ruang dalam rumah kecil dan apa yang dapat kita lakukan di setiap ruang sehingga rumah menjadi tempat yang menyenangkan, fungsional, dan modern.

Mari kita lihat.

1. Mencampur gaya
 
Banyak yang beranggapan bahwa gaya minimalis adalah sebuah solusi saat menata rumah kecil. Hal ini sering diartikan, gaya minimalis berarti mengurangi perabot dan ornamen secara maksimal, yang menyita ruang. 

Namun, agar terlihat stylish kita bisa mencampurnya dengan gaya lain yang akan sedikit menghibur lingkungan. Jika Anda hanya meletakkan sofa dan meja kopi di ruang tamu, ruang itu mungkin akan terlalu dingin dan tidak bersahabat. Ambil warna dan tekstur ke ruang melalui bantal, karpet, selimut, gambar, dll.

2. Furnitur 
 
 Seringkali yang kita lakukan untuk ruang kecil adalah membeli perabotan dengan ukuran standar dan mencoba menyesuaikannya dengan ruang. Namun kita lupa bahwa ada para profesional yang berdedikasi untuk merancang dan membuat furnitur yang dapat menyesuaikan dengan dinding yang akan membuat ruang tampak lega serta fungsional.
 
3. Partisi untuk membagi ruang
 
Pilihan yang baik untuk memisahkan aktivitas di dalam rumah adalah melibatkan integrasi struktur vertikal ringan yang memisahkan ruang secara virtual atau material tanpa merampas ruang lantai. Solusi ini memiliki keuntungan karena bisa menciptakan dua lingkungan yang berbeda – satu di setiap sisi partisi.

4. Memilih gaya loteng 
 
Pikirkan rumah Anda sebagai loteng dan pisahkan ruangan hanya dengan perabotan, manfaatkan ketinggian untuk menciptakan perpecahan tambahan. Anda juga bisa menikmati tekstur bahan bangunan, seperti batu bata, dan meminjamkan gaya industri ke area ini.

5. Tidak mengintegrasikan televisi secara fungsional 
 
 Kami hampir selalu memasang televisi di atas perabot, namun mengingat teknologi sekarang adalah layar yang sangat tipis dan ringan, kami bisa memasangnya di dinding pemisah antara ruang tamu dan ruang makan, di atas perapian atau dalam sistem berputar yang melayani dua area. .

6. Jangan pak benda cerdas
 
Mengingat bahwa kita tidak mampu memasang banyak kabinet dengan panjang dan lebar dalam ruang sempit, pilihan yang bagus adalah
membuat platform di ruangan dan memanfaatkannya untuk menempatkan laci, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Pertimbangkan juga bagaimana cara penyimpanan sepeda. 
 
7. Gorden untuk membelah 
 
Alih-alih menggunakan partisi tetap – dari kayu, baja atau bahan padat lainnya – Anda bisa menggunakan gorden. Carilah kain bagus dengan cetakan yang indah dan pilih gaya yang paling sesuai dengan ruang Anda.

Jika Anda ingin tirai membuat privasi, pilihlah kain yang lebih berat. Tetapi jika Anda hanya ingin mendekorasi dan memisahkan ruang secara virtual, kain ringan paling banyak ditunjukkan.

Selasa, 28 November 2017

PANDUAN UNTUK ANDA YANG BINGUNG MEMILIH SPREI


Memiliki sprei merupakan hal yang wajib anda lakukan. Sprei merupakan salah satu elemen penting dari tempat tidur dirumah anda untuk menunjang kenyamanan saat tidur. Pemilihan sprei sangat berpengaruh terhadap kualitas tidur seseorang. Sprei yang nyaman akan membuat anda tidur lebih tenang dan nyenyak. Tidak hanya itu sprei pun berfungsi melindungi kasur anda agar tidak menjadi sarang dari kutu ataupun kotor akibat debu. Namun sebelum anda membeli anda harus memerhatikan hal berikut.
ukuran sprei dan kasur
Ukuran sprei yang dijual di pasaran sangat beragam. Dari yang kecil hingga yang besar ada. Biasanya orang hanya mengenal twinqueen, dan king size, namun jarang mengetahui ukuran pasti dari kasur. Ditambah lagi istilah ukuran kasur berbeda antara Indonesia dan luar negeri. Sehingga tidak jarang banyak yang salah membeli ukuran sprei. Ukuran sprei ditentukan oleh ukuran kasur. Sehingga pastikan ukuran kasur secara detail agar anda tidak salah membeli.

permukaan sprei

Kualitas sprei yang baik dapat anda ketahui dengan menyetuh sprei tersebut. Jika permukan sprei terasa lembut dan sejuk saat anda sentuh, itu menunjukan bahwa sprei tersebut memiliki kualitas yang bagus. Jika anda melihat sprei pilihan anda tampak kasar dan kaku, maka sebaiknya urungkan niat untuk membelinya meskipun harganya murah. Sprei yang kasar tidak akan membuat tidur anda menjadi nyaman. Karena permukaan yang kasar akan mengakibatkan gesekan pada permukaan kulit anda. Yang dimana rasanya tidak akan membuat anda nyaman.

MATERIAL MURAH YANG DAPAT MEMBUAT RUMAH MENJADI MENARIK


Untuk menciptakan desain interior rumah yang menarik dan elegan tidak selalu dibutuhkan biaya mahal. Menerapkan prinsip desain rumah minimalis, anda dapat memanfaatkan material-material murah yang dapat disulap menjadi interior yang tampak indah. Membangun interior rumah tidak melulu menuntut biaya namun juga kreativitas. Selama anda mengetahui barang tepat dan memiliki kreativitas yang tinggi. Anda dapat membuat matrial murah menjadi indah. Berikut adalah beberapa refrensi material murah yang dapat anda gunakan untuk mendekorasi rumah anda.

Batako
Batako adalah material bahan bangunan yang terbuat dari campuran pasir, semen, dan kericak. batako memiliki bobot yang lebih ringan dan kuat seperti beton. Dibanding batu bata kemampuan meredam suara lebih baik dan tidak menyerap air sehingga mencegah kebocoran. Batako pun memiliki harga yang murah.

Pipa Tembaga

Pipa tembaga dengan warna alaminya yang tampak seperti besi tua berkarat namun mengkilap, memberikan tampilan estetika untuk interior rumah . Pipa tembaga dapat dimodifikasi menjadi kaki-kaki kursi, meja, dan rak buku. Untuk harga, pipa tembaga termasuk material yang murah. Walaupun tidak semurah pipa pvc, pipa tembanga memiliki daya tahan yang kuat.

KEBIASAAN BURUK YANG TANPA ANDA SADARI SAAT MENATA PAKAIAN


Lemari pakaian dibuat untuk membantu kita menaru pakaian pakaian kita. Dengan adanya lemari pakaian membatu agar kita dapat menghemat tempat dengan menaru pakaian anda pada satu tempat saja. Andapun akan dipermudah untuk mecari pakaiann anda dengan lemari. Yang terutama lemari membantu membuat rumah anda tampak rapi . Namun seringkali bukannya tertata rapi, pakaian-pakaian tersebut justru menumpuk di dalam lemarin dan membuat berantakan. Jika anda merasakan situasi tersebut berarti tanpa di sadari, anda memiliki kebiasan buruk dalam menata pakaian anda.
Berikut adalah kebiasan buruk yang sering terjadi namun anda tidak sadari saat menata pakaian di lemari.

Tidak mengatur perkategori

mengatur pakaian berdasarkan kategori cukup penting untuk kerapian lemari pakaian. Menata pakaian berdasarkan kategorinya dapat dilakukan dengan cara mengatur berdasarkan warna, jenis pakaian, seberapa sering pakaian tersebut dipakai ataupun berdasarkan gaya dan kegunaannya. Dengan mengatur pakaian seperti ini, anda dapat mengefisienkan tempat pada lemarin anda.

Sering mengeluarkan isi lemari 

Jika anda sering mengeluarkan isi lemari pakaian anda, sebenarnya tanpa sadar anda sudah melakukan kebiasaan buruk. Biasanya kebiasain ini terjadi saat anda akan pergi, setelah memilih satu pakaian lalu anda merasa tidak cocok  dan mengantinya yang baru. Menunjukan anda sudah berkontribusi untuk melakukan kebiasan yang jelek. Terlalu sring mengeluarkan isi lemari pakaian akan menyebabkan anda malas untuk merapikan bagian dalamnya. Karena akan muncul kata kata “ah… ntar aja beresinnya” di benak anda. Yang dimana akan membuat lemari anda cepat berantakan.